Dari mana aku harus memulai?..aku tak tahu.
Kemana aku harus melangkah?..akupun ragu.Mendengar kenyataan ini,sebelah kananku berkata : Yas,engkau suka,,
Sedangkan sebelah kiriku berteriak dengan lantangnya mengatakan : Yas...engkau duka!!
Akupun tak tahu darimana dia datang? sebab mendengar langkahnya pun aku tak pernah.Tiba-tiba saja dia hadir ditamanku,taman yang cukup lama tak kutanami dengan bunga.
Bunga yang tiba-tiba hadir itu sangat mempesonakan,bunga itu harum menyegarkan.Dengan aroma kesegarannya bunga itu bahkan mampu membangkitkan kembali kepercayaan diriku ini.Agar aku mudah tuk mengingatnya kujuluki bunga itu "Bunga 10 Juli"...........
Hari berlalu "10 Juli" semakin terlihat elok dan akupun mengira 10 Juli singgah dihati,yang sebenarnya 10 Juli tak pernah singgah dihati.
Mungkin karna sekian lama kosongnya taman ini tlah menstimulasi kebodohanku sehingga aku berfikir dan merasa sedemikian rupa,padahal aku tahu dan suara hatiku berbisik : Yas,,,hati-hati terhadap semua hal semu.Namun sayangnya,alih alih memperdulikan suara hati,aku lebih meng-iya-kan "keinginan"ku.
Sekarang...inilah yang terjadi,"10 Juli" tak mungkin dapat kupetik,toh menanamnya pun aku tak pernah,,,,,
10 Juli hadir ditamanku karna ia memang bukan hanya harum menyegarkan,bahkan ia adalah species bunga herbal yang hanya siap menawarkan kesembuhan.Namun apabila yang mengkonsumsinya melebihi dosis...jangan salahkan Bunga herbal tersebut!!..
Aaakh 10 Juli......mungkin kau takkan pernah percaya bahwa aku pernah ingin memetikmu,karna kita semua tahu bahwa angin yang menerbangkan serbukmu hingga sampai ke tamanku ini hanyalah angin semu,namun aku sempat terbius oleh angin semu ini,bukan olehmu,,aku tegaskan bukan olehmu!!
Terima kasih untukmu Bunga 10 Juli,,aku sangat membanggakanmu,meski hanya gambarmu yang dapat kubingkai tuk menghiasi ruang hampaku.
(Senin 10 Agustus 2009)
Kamis, 01 Oktober 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar